1.1 DEFINISI
Algoritma : Urutan dan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah dalam pemrograman secara sistematis dan terperinci.
Tahapan Pembuatan Program
- Mendefinisikan masalah dan menganalisanya.
Mencakup: tujuanpembuatanprogram, parameter yang digunakan,fasilitasyang disediakan, algoritma yang diterapkan dan bahasaprogram yang digunakan.
- Merealisasikan dengan langkah-langkah dalam notasi algoritma.
:: Notasi Algoritma:
o Operasi Baca dan Tulis
Read (x) berarti Baca variabel X
Write (X) berarti Menulis isi variabel X
o Operasi Penugasan Tanda Penugasan : =
o Notasi Pencabangan (Pengkondisian) IF (Kondisi)
THEN (AKSI)
ENDIF
IF (Kondisi) THEN (AKSI-1) ELSE (AKSI-2)
ENDIF
o Notasi Pengulangan
{Inisialisasi Awal} WHILE (Kondisi) DO AKSI
ENDWHILE
Hakekatnya Kondisi adalah ekpresi logika. Setiap ekpresi logika mempunyai 2 alternatif harga yaitu true dan false atau benar atau salah, Ekpresi logika bisa berupa operator-operator logika dan operator relasi.
a. Operator Relasi : > < <> = <= >=
b. Operato Logika : And Or Not
1.2 ATURAN PENULISAN ALGORITMA
• Judul Algoritma
o Berisi nama penjelasan algoritma
• Deklarasi
o Mendefinisikan semua tipe, variable, fungsi dan prosedur
• Algoritma
o Bagian utama Algoritma
o Sekumpulan perintah untuk penyelesaian permasalahan
o Ditulis dengan notasi tertentu (standar)
1.3 STRUKTUR PENULISAN ALGORITMA
PROGRAM Nama_Algoritma
{Judul Program}
DEKLARASI
{Deklarasi semua variabel, function dan procedure}
ALGORITMA
{ isi dari algoritma} Contoh :
Tuliskan Algoritma untuk menuliskan atau mencetak ”Hello World”.
PROGRAM HelloWorld
{Program untuk mencetak ”Hello World”}
DEKLARASI
{tidak ada}
ALGORITMA
write(’Hello World’)
2.1 TIPE DATA DASAR
1. Tipe Data Logika (Boolean)
Nama tipe ini diambil dari nama matematikawan yaitu bernama George Boole
Domain Nilai : [true, false]
Nama Tipe : Boolean
2. Bilangan Bulat
Bilangan yang sudah umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal, misal : 32, 38, 123567, dst.
Domain Nilai : Integer [-32768..32767]
Nama Tipe : Integer
Operasi Bilangan Bulat
b. Operasi Aritmatika
+ (Tambah)
- (Kurang) * (Kali) div (bagi)
mod (sisa hasil bagi)
c. Operasi Pembandingan
< lebih kecil
≤ lebih kecil atau sama dengan
>lebih besar
≥lebih besar atau sama dengan
=sama dengan
≠tidak sama dengan
3. Bilangan Riil
Bilangan Riil adalah bilangan yang mengandung pecahan desimal, misal 3.65, 3.45, 0.0004, dst
Domain Nilai : tidak terbatas
Tipe : real
Operasi Bilangan Riil
a. Operasi Aritmatika
+ (Tambah)
- (Kurang)
* (Kali)
div (bagi)
mod (sisa hasil bagi)
b. Operasi Pembandingan
< lebih kecil
≤ lebih kecil atau sama dengan
> lebih besar
≥ lebih besar atau sama dengan
= sama dengan
≠ tidak sama dengan
4. Karakter
Tipe ini adalah tipe yang termasuk dalam semua huruf-huruf abjad, semua tanda baca, angka ’0’...’9’, dan karakter-karakter khusus seperti ’&’, ’^’,’%’,’#’, ..dst, karakter
kosong dilambangkan dengan tanda ’’.
Domain Nilai : ’a’,..,’z’,’A’,..’Z’,’0’,..’9’, dan karakter khusus lainnya
Tipe : char
Operasi karakter
Operasi Pembandingan
< lebih kecil
≤ lebih kecil atau sama dengan
>lebih besar
≥lebih besar atau sama dengan
=sama dengan
≠tidak sama dengan
2.2 TIPE DATA BENTUKAN
Tipe data bentukan adalah tipe data yang berasal atau disusun dari tipe data dasar
1. String
String adalah urutan karakter dengan panjang tertentu, String merupakan gabungan dari tipe karakter
Domain Nilai : nilai yang didefinisikan pada domain karakter
Nama Tipe : String
Operasi String
a. Operasi Penggabungan
+
b. Operasi Pembandingan
< lebih kecil
≤ lebih kecil atau sama dengan
>lebih besar
≥lebih besar atau sama dengan
=sama dengan
≠tidak sama dengan
2. Record
Tipe terstruktur adalah tipe yang berbentuk rekaman (record). Rekaman disusun oleh satu atau lebih dua field yang tipe datanya tersusun dari tipe data dasar.
Deklarasi : type variabelRekaman : < var1 : tipe data dasar,
var2: tipe data dasar,
........
>
contoh
type : mhs <npm : integer, nama:string>
p : mhs
{cara mengakses data tipe record}
p.npm
m.npm
3.1. PENDAHULUAN
Notasi Pencabangan adalah notasi yang pada umumnya akan menyelesaikan suatu kasus dengan beberapa alternatif pelaksanaan aksi.
Mengapa dibutuhkan?
Ê Untuk membantu dalam menentukan alternatif solusi pelaksanaan aksi yang akan dilakukan berdasarkan kondisi yang telah ditentukan
Algoritma Notasi Pencabangan dibagi berdasarkan kasus:
Satu Kasus (IF - THEN)
Dua Kasus (IF – THEN - ELSE)
Tiga Kasus atau lebih (IF – THEN – ELSE, CASE)
3.2. SATU KASUS (IF - THEN)
Notasi algoritma untuk analisis dengan satu kasus adalah dengan menggunakan konstruksi IF –
THEN (jika-maka) dalam bentuk pernyataan:
if kondisi then
pernyataan
endif
Pernyataan sesudah kata then (dapat berupa satu atau lebih pernyataan) adalah aksi yang hanya akan dilaksanakan bila kondisi bernilai benar (true). Bila kondisi bernilai salah (false), tidak ada pernyataan apapun yang dikerjakan. Kata endif sengaja ditambahkan untuk mempertegas awal dan akhir struktur IF-THEN.
contoh-contoh:
(a) if x > 100 then
x :=x+1 endif
(b) if kar = ‘*’ then
stop:=true
endif
(c) if max >10 then max:=x
endif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar